10/07/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Cegah Uang Palsu, dan Modernisasi UMKM BRI Unit Kepala Pasar Wajibkan QRIS untuk Pedagang Pantai Linau

BINTUHAN — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Kepala Pasar Bintuhan tancap gas memperluas ekosistem keuangan digital di Kabupaten Kaur. Kali ini, kawasan wisata Pantai Linau dibidik sebagai lokus utama penerapan sistem transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Langkah strategis ini diwajibkan bagi seluruh pedagang setempat guna mendukung kenyamanan wisatawan dan modernisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Unit BRI Kepala Pasar Bintuhan, Deo Budi Argo, menyatakan bahwa optimalisasi QRIS di kawasan wisata menjadi prioritas utama karena potensi perputaran ekonomi yang besar. Pantai Linau yang terkenal dengan keindahan Labuhan-nya dinilai memerlukan digitalisasi sistem pembayaran agar mempermudah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Di Linau ada wisata labuhan dan banyak pedagang di sana. Target utama kami, seluruh pedagang di lokus tersebut wajib memiliki QRIS BRI. Setiap warung akan kami pasangi barcode. Jadi, jika pengunjung tidak membawa uang tunai, mereka cukup memindai (scan) kode tersebut. Transaksi menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan aman,” ujar Deo Budi Argo saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2026).

Argo mengakui bahwa program QRIS di wilayah tersebut sebelumnya sempat kurang aktif. Namun, melihat urgensi kebutuhan metode pembayaran nontunai yang dinamis saat ini, BRI berkomitmen untuk mengaktivasi kembali program ini secara masif. Rencananya, implementasi penuh di lapangan akan mulai berjalan pada pertengahan bulan Juli 2026 ini.

Pihak perbankan menilai, metode QRIS memberikan efisiensi tinggi baik bagi pembeli maupun pedagang. Pengunjung tidak perlu lagi repot membawa dompet tebal atau mengkhawatirkan uang kembalian. Di sisi lain, pedagang diuntungkan karena seluruh riwayat transaksi tercatat secara otomatis dan transparan di dalam sistem perbankan.

“Program ini akan terus berlanjut ke depan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui QRIS, semua transaksi langsung terpantau dan tercatat dengan rapi. Ini juga mengantisipasi peredaran uang palsu di lokasi wisata,” tambah Deo.

Guna menyukseskan gerakan digitalisasi ini, pihak BRI mengimbau dan mengundang seluruh lapisan masyarakat maupun pelaku usaha di Kaur yang ingin memiliki fasilitas QRIS untuk segera mendaftarkan diri. Masyarakat dapat langsung datang ke kantor BRI Unit Kepala Pasar Bintuhan dengan membawa dokumen pendukung usaha guna proses aktivasi yang cepat dan gratis.

(Iksan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *