21/04/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Fluktuasi Angka Pencari Kerja di Kaur: Tren Menurun di 2025, Kembali Bergeliat di 2026

oplus_0

KAUR – Grafik pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Kaur menunjukkan tren yang dinamis dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kaur, terjadi fluktuasi signifikan baik dari sisi jumlah pendaftar maupun serapan tenaga kerja.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Kaur, Pisman, S.Ip, mengungkapkan bahwa pergerakan angka ini dipengaruhi oleh ketersediaan lapangan kerja dan masa kelulusan sekolah/perguruan tinggi.

“Kami terus memantau pergerakan data ini untuk menyesuaikan program pelatihan dan penyaluran tenaga kerja agar tepat sasaran,” ujar Pisman saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/02/2026).

Analisis Perbandingan Data Tahun ke Tahun

Berdasarkan rilis data resmi Disnakertrans, berikut adalah perbandingan tajam mengenai jumlah Pencaker di Kabupaten Kaur:

1. Tren Penurunan Signifikan (2024 – 2025)
Pada tahun 2024, tercatat angka pencari kerja mencapai puncaknya di angka 281 orang. Namun, memasuki tahun 2025, angka ini mengalami penurunan drastis menjadi 182 orang. Penurunan sebesar kurang lebih 35% ini mengindikasikan adanya penyerapan tenaga kerja yang baik pada tahun sebelumnya atau berkurangnya angkatan kerja baru yang mendaftar secara formal.

2. Proyeksi dan Kenaikan (2025 – 2026)
Memasuki awal tahun 2026, antusiasme masyarakat untuk mencari peluang kerja kembali menunjukkan tren positif. Meski data tahun berjalan masih terus bergerak, angka serapan atau penempatan sementara menunjukkan kenaikan dari titik terendah di tahun sebelumnya.

3. Data Penempatan Spesifik
Terdapat catatan khusus pada kategori penempatan tertentu:

Tahun 2024: Sebanyak 23 orang berhasil ditempatkan melalui program resmi.

Tahun 2026 (Proyeksi/Berjalan): Angka ini meningkat menjadi 29 orang.

Kenaikan jumlah penempatan ini menjadi sinyal positif bahwa sinergi antara pemerintah daerah dengan sektor swasta mulai membuahkan hasil, meskipun tantangan pengangguran tetap menjadi prioritas utama.

Komitmen Disnakertrans

Pisman menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pendataan, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM. “Data ini menjadi acuan kami. Jika Pencaker meningkat, maka frekuensi pelatihan kerja juga harus kami tingkatkan agar mereka memiliki daya saing di pasar kerja global maupun lokal,” pungkasnya.

Dengan data yang terus diperbarui, Pemkab Kaur berharap dapat menekan angka pengangguran terbuka dan menciptakan iklim investasi yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal di masa depan.

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *