Garda Kelestarian: Polres Kaur dan TNBBS Gandeng Warga Nasal Stop Perambahan Hutan
KAUR – Komitmen menjaga paru-paru dunia di kawasan operasional Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) terus diperkuat. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Polres Kaur melalui Satuan Binmas yang bersinergi dengan petugas TNBBS menggelar sosialisasi dan edukasi konservasi intensif di Aula Desa Pasar Baru, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Kamis (1/10/2026).
Agenda strategis ini dirancang khusus untuk membentengi kawasan lindung dari ancaman pembalakan liar, perambahan, serta bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pertemuan tatap muka tersebut dihadiri langsung oleh Kasi SPTN Wilayah IV Bintuhan TNBBS Wawan Eviyanto, S.P., M.M., KBO Sat Binmas Polres Kaur IPDA Jumidil, S.H., jajaran personel kepolisian, Camat Nasal, Kepala Desa Pasar Baru, serta puluhan tokoh masyarakat setempat.
Dalam paparannya, pihak TNBBS mengupas tuntas dampak fatal perambahan terhadap ketidakseimbangan ekosistem dan rantai kehidupan alam. Otoritas taman nasional mendesak warga untuk ikut mengawasi wilayah hutan dan tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas pembukaan lahan ilegal di zona terlarang.
Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., melalui KBO Sat Binmas IPDA Jumidil, S.H., menegaskan bahwa tindakan tegas akan membayangi siapapun yang nekat merusak kawasan lindung tersebut.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan TNBBS. Jangan melakukan pembukaan atau perambahan hutan. Jika melihat atau mengetahui ada aktivitas ilegal tersebut, segera laporkan kepada pihak terkait agar bisa langsung ditindaklanjuti,” ujar IPDA Jumidil.
Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu membangun benteng kesadaran kolektif di tingkat akar rumput. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem di wilayah Kaur diproyeksikan tetap terjaga demi warisan generasi masa depan. Hingga kegiatan berakhir, sosialisasi edukatif ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
(**)
