Headline: Pengelola Dapur MBG Suka Bandung Ajak Warga Kedepankan Konformasi Terkait Kelayakan Menu Makanan Bergizi
KAUR, BT.M – Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Suka Bandung, Kecamatan Kaur Selatan, meminta masyarakat dan pihak sekolah untuk lebih bijak dalam menyikapi temuan makanan atau buah-buahan yang dianggap kurang layak konsumsi. Masyarakat diimbau untuk melakukan klarifikasi langsung kepada pihak pengelola sebelum mengunggah keluhan ke media sosial.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pengelola Dapur MBG Suka Bandung, Kasmi Harasti, menanggapi sejumlah informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kualitas menu tambahan, seperti buah-buahan.
“Kami memohon bantuan kepada masyarakat, jika ditemukan ada makanan atau buah-buahan seperti salak, jeruk, atau pisang yang dirasa kurang pas, sebaiknya jangan langsung diekspos atau di viral kan. Ada baiknya dikordinasikan dan disampaikan dahulu kepada kami di pihak dapur,” ujar Kasmi kepada wartawan, Rabu (24/01/2025).
Kasmi menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk menghindari kesalahpahaman. Ia mencontohkan, seringkali tampilan luar buah-buahan tampak kurang menarik atau kulitnya menghitam, namun bagian isinya sebenarnya masih sangat bagus dan layak untuk dikonsumsi.
Menurutnya, komunikasi dua arah akan jauh lebih efektif dalam menjaga kualitas program MBG dari pada melakukan tindakan reaktif di dunia maya yang berpotensi menimbulkan kegaduhan tanpa solusi instan.
“Bukan berarti kami dari pihak dapur tidak mau disalahkan atau anti kritik. Namun, koordinasi awal sangat penting agar kami bisa segera mengevaluasi dan memberikan penjelasan teknis. Kami ingin memastikan program ini berjalan maksimal bagi anak-anak,” tambahnya.
Untuk diketahui, Dapur MBG di Desa Suka Bandung ini merupakan mitra resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) atau perwakilan yayasan yang ditunjuk untuk mengelola distribusi makanan bergizi di wilayah tersebut.
“Pihak Dapur MBG Suka Bandung adalah mitra BGN. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik, dan masukan langsung dari masyarakat sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi internal,” pungkas sosok yang akrab disapa Ibung Kasmi tersebut.
(Iksan)
