21/04/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Soroti Anggaran BLUD Puskesmas Mentiring Senilai Rp483 Juta, Kapus Mengaku Belum Paham Mekanisme

KAUR, BT.M – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Puskesmas Mentiring resmi mengumumkan paket belanja barang dan jasa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp483.592.251.

Paket pekerjaan dengan kode klasifikasi Jasa Lainnya ini dijadwalkan memulai proses pemilihan penyedia pada akhir Februari 2026, dengan target pelaksanaan kontrak hingga Desember 2026. Anggaran jumbo tersebut bersumber dari APBD 2026 Kabupaten Kaur yang ditujukan untuk menunjang operasional pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mentiring.

Secara teknis, belanja BLUD merupakan komponen krusial dalam Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA). Dana ini diperuntukkan bagi pengadaan bahan medis, obat-obatan, alat kesehatan, hingga jasa pihak ketiga. Sebagai institusi yang menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD, Puskesmas sebenarnya memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan pendapatan fungsional guna mempercepat layanan publik.

Namun, transparansi mengenai rincian sumber dana dan teknis pemanfaatan anggaran tersebut masih menyisakan tanda tanya. Saat dikonfirmasi mengenai asal-usul dan pembagian anggaran senilai Rp483 juta tersebut, Kepala Puskesmas (Kapus) Mentiring, Maaf, memberikan jawaban mengejutkan.

Melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (14/02/2026), ia mengaku belum memahami secara mendalam mengenai struktur anggaran tersebut karena status BLUD yang baru akan diterapkan secara penuh pada tahun ini.

“Maaf sebelumnya pak, untuk BLUD ini kan baru akan (berjalan) tahun 2026 ini. Karena baru jadi, terus terang saya belum begitu paham dan mengerti,” ujar Kapus kepada wartawan.

Padahal, dalam regulasi pengelolaan keuangan daerah, setiap penggunaan anggaran belanja barang dan jasa harus didasarkan pada prinsip akuntabilitas dan efektivitas. Belanja ini sejatinya menjadi tumpuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien BPJS maupun umum di Puskesmas Mentiring.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap agar implementasi anggaran ratusan juta tersebut dapat dikelola secara profesional meskipun dalam masa transisi menuju status BLUD, demi menjamin ketersediaan obat dan fasilitas kesehatan yang memadai bagi warga Kabupaten Kaur.

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *