04/11/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Tragedi Berdarah di Padang Guci Hulu: Halangi Menantu Bawa Anak, Ibu Mertua Tewas Ditusuk

PAGULU – Tragedi memilukan menggemparkan warga Desa Naga Rantai, Kecamatan Padang Guci Hulu (Pagulu), Kabupaten Kaur. Seorang ibu rumah tangga bernama Rini Asmawati (49), warga Desa Aur Gading, Kecamatan Lungkang Kule, meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan yang diduga kuat dilakukan oleh menantunya sendiri.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Rabu malam (4/11/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan situasi dan menahan pelaku guna menghindari amuk massa.

Kapolres Kaur melalui Kasi Humas Polres Kaur, Iptu Slamet Ambyah, S.H., membenarkan adanya insiden berdarah yang mengakibatkan korban jiwa tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu malam.

“Benar telah terjadi tindak pidana penusukan yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di wilayah Desa Naga Rantai, Kecamatan Padang Guci Hulu,” ungkap Iptu Slamet Ambyah kepada wartawan.

Dipicu Cekcok Menantu Pisah Ranjang

Berdasarkan data yang dihimpun, perselisihan maut ini melibatkan pelaku berinisial F (24), warga Desa Naga Rantai, yang diketahui merupakan menantu korban. Hubungan rumah tangga antara pelaku dan anak korban saat ini sedang tidak harmonis dan dalam status pisah ranjang.

Kronologi kejadian bermula ketika pelaku F mendatangi rumah mertuanya dengan maksud untuk menjemput dan membawa anaknya. Namun, sang anak enggan ikut bersama pelaku hingga menangis histeris.

Melihat sang cucu menangis, korban Rini Asmawati kemudian mencoba menghalangi pelaku untuk membawa paksa anak tersebut. Upaya korban rupanya menyulut emosi pelaku. Cekcok mulut yang sengit pun tak terhindarkan di antara keduanya, hingga akhirnya pelaku gelap mata dan nekat menghujamkan senjata tajam ke tubuh mertuanya sendiri.

Akibat tikaman tersebut, korban mengalami luka tusuk yang cukup parah. Warga dan petugas sempat melarikan korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis kedaruratan, sekaligus meminta pihak medis melakukan visum luar. Namun sayang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Pasca-menerima laporan dari masyarakat, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi, serta mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku.

Untuk menghindari eskalasi massa, terduga pelaku F langsung diringkus petugas dan dibawa ke Markas Polres Kaur.

“Saat ini situasi di sekitar TKP sudah kondusif dan telah diamankan oleh personel. Untuk pelaku sudah kami amankan dan dibawa ke Polres Kaur. Penanganan perkara selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada Satreskrim Polres Kaur guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tutup Iptu Slamet Ambyah.

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *