Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah, Pemda Kaur Salurkan Bantuan Lintas Sektor di Tanjung Agung
TETAP, BT M – Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga besar Erwan bin Saharudin di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur. Sebuah musibah kebakaran hebat melanda pondok sawah milik mereka pada Sabtu (6/6/2026). Peristiwa ini tidak hanya menghanguskan harta benda, tetapi juga merenggut nyawa Saharudin, ayah kandung Erwan, yang diduga mengalami kelelahan hebat saat berupaya memadamkan kobaran api.
Menurut informasi yang dihimpun, kobaran api dengan cepat meluluhlantakkan satu buah pondok sawah beserta seluruh perlengkapannya. Tragisnya, sebuah lumbung padi (tual) yang berisi sekitar 200 kaleng padi hasil panen ikut ludes dilalap si jago merah. Akibat kejadian ini, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Penderitaan keluarga semakin memuncak ketika Saharudin, yang menyaksikan langsung tempat usaha anaknya terbakar, ikut berjuang keras memadamkan api secara swadaya. Diduga akibat faktor usia dan kelelahan fisik yang luar biasa saat berjibaku dengan api, Saharudin mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.
Merespons musibah tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kaur bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Selasa (16/6/2026). Bantuan kolaboratif yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dinas Sosial, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur tersebut diserahkan langsung kepada ahli musibah di rumah duka.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Asisten II Setda Kaur yang mewakili jajaran pimpinan daerah, Camat Tetap, Kepala Desa Tanjung Agung, Ketua beserta anggota BPD, perwakilan Dinas Sosial, serta rombongan dinas terkait.
Asisten II Setda Kaur, saat menyampaikan sambutan tertulis Bupati Kaur Gusril Pausi dan Wakil Bupati Abul Hamid, menyampaikan permohonan maaf karena jajaran pimpinan daerah belum bisa hadir secara langsung di tengah keluarga korban akibat adanya agenda kedinasan lain yang tidak dapat ditunda.
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati menitipkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini. Yakin dan percayalah, di balik setiap musibah, Allah SWT telah menyiapkan keberkahan dan hikmah yang mendalam,” ujar Asisten II di hadapan keluarga duka.
Pihak Pemda Kaur juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan jajaran pemerintahan dalam mendatangi rumah duka semenjak hari kejadian. Pihaknya berharap bantuan stimulan yang diberikan—meski tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami keluarga—dapat sedikit meringankan beban ekonomi pascabencana.
“Ini ada sedikit bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kaur. Mohon jangan dinilai dari besar atau kecilnya nominal yang diberikan, melainkan pandanglah ini sebagai wujud nyata kehadiran, kepedulian, dan rasa empati kami dari Pemda Kaur kepada warga yang tertimpa musibah. Semoga ini bisa meringankan beban ahli musibah,” tutup Asisten II.
Di tempat yang sama, Erwan selaku anak kandung almarhum Saharudin sekaligus pemilik pondok yang terbakar, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Pemda Kaur beserta seluruh pihak yang terlibat.
“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas partisipasi dan bantuan dari Pemda Kabupaten Kaur. Semoga kebaikan dari semua pihak yang memberi maupun yang menerima dimudahkan segala urusannya oleh Allah SWT, serta selalu berada dalam lindungan-Nya, Amin,” ungkap Erwan dengan nada haru.
(Pewarta: Dahlia Botak)
Editor: Iksan
