Dukung Karakter Generasi Emas, Kapolres Kaur Sambut Taruna Akmil dan Akpol dalam Program Taruna Bhakti
KAUR, BT.M – Komitmen dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa nasionalis terus digalakkan di Kabupaten Kaur. Pada Selasa (4/8/2026), Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla secara resmi menyambut kedatangan para Taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol). Kehadiran para calon perwira TNI-Polri ini dalam rangka menyukseskan Program Taruna Bhakti Sekolah Rakyat di wilayah hukum Polres Kaur.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi bukti nyata sinergi Polres Kaur dalam mendukung program strategis nasional. Agenda yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) ini difokuskan untuk mendampingi para siswa baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Melalui program ini, para taruna didorong untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, melatih kedisiplinan, serta mengasah mentalitas mandiri bagi para pelajar sejak dini.
Secara nasional, Kemensos RI bersama TNI dan Polri menerjunkan sebanyak 2.000 taruna dan taruni terbaik mereka. Ribuan kader bangsa ini disebar ke 178 titik Sekolah Rakyat di seluruh penjuru Indonesia sepanjang periode 3 hingga 7 Agustus 2026. Di Kabupaten Kaur sendiri, setiap sekolah akan didampingi oleh sekitar lima taruna yang bertindak langsung sebagai kakak asuh bagi para siswa baru.
Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penugasan para taruna di bumi Se’ase Seijean. Ia menilai kehadiran para taruna merupakan momentum berharga untuk memberikan keteladanan konkret mengenai kepedulian lingkungan, nasionalisme, dan etos kerja keras kepada anak-anak daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Taruna Akmil dan Akpol di Kabupaten Kaur. Figur mereka diharapkan menjadi teladan atau role model yang nyata bagi siswa Sekolah Rakyat dalam hal kedisiplinan dan rasa cinta tanah air. Polres Kaur berkomitmen memberikan dukungan penuh demi kelancaran seluruh rangkaian Program Taruna Bhakti ini,” tegas AKBP Alam Bawono.
Selama masa MPLS berlangsung, para taruna akan memberikan berbagai materi pembekalan mendasar. Pelatihan tersebut meliputi teknik kedisiplinan, pengenalan tata tertib, penguatan karakter, kerja sama tim melalui gotong royong, hingga edukasi kebersihan lingkungan. Pola pendekatan humanis ini diharapkan mampu membantu para siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah mereka secara positif.
Sinergi lintas sektoral antara Polri, TNI, Kementerian Sosial, serta pemerintah daerah ini diproyeksikan mampu mencetak fondasi kuat bagi lahirnya generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global demi menyongsong Indonesia Maju.
(Iksan)
