Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Kesbangpol Kaur Siap Karantina Anggota Paskibraka Selama Dua Minggu
KAUR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kaur terus mematangkan seluruh rangkaian persiapan menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026. Salah satu fokus utama yang kini tengah digeber adalah kesiapan fisik dan mental Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melalui program pendidikan dan pelatihan (Diklat).
Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Kaur, Usadi Dinata, S.Pd, menyatakan bahwa pemusatan latihan atau karantina bagi para anggota Paskibraka dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026 mendatang. Waktu porsi latihan ini dinilai sangat ideal untuk mencetak formasi pengibar bendera yang solid.
“Insya Allah, dengan estimasi waktu diklat selama dua minggu ini, persiapan anak-anak akan jauh lebih matang. Kami optimis bisa meraih hasil yang maksimal dan menyajikan penampilan yang memuaskan pada hari H nanti,” ujar Usadi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (29/7).
Terkait lokasi pelaksanaan upacara detasemen bendera 17 Agustus nanti, Usadi memastikan bahwa kegiatan sakral tersebut akan kembali dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Bintuhan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus berjalan demi kelancaran acara.
“Hingga saat ini, seluruh persiapan sudah terkoordinir dengan baik. Teknis di lapangan terus kita matangkan bersama pihak-pihak terkait,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Usadi memaparkan bahwa Diklat Paskibraka bukan sekadar ajang latihan baris-berbaris biasa. Momentum karantina ini merupakan rangkaian pendidikan karakter yang komprehensif, yang nantinya akan ditutup dengan prosesi pengukuhan atau pelantikan resmi.
“Tujuan utama dari diklat ini adalah membentuk kedisiplinan yang tinggi, memperkuat mental, memupuk jiwa korsa (kebersamaan), serta menanamkan karakter kepemimpinan. Ini modal penting bagi mereka sebelum mengemban tugas mulia mengibarkan bendera merah putih,” pungkasnya. (Iks)
