Musim Hujan Tiba, Kapus Mentiring Serukan Gerakan ‘3M Plus’ Putus Rantai DBD
oplus_0
SEMIDANG GUMAY – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Kapus) Mentiring, Melda Eliani, SKM., memberikan imbauan tegas kepada masyarakat Kecamatan Semidang Gumay untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini menyusul intensitas hujan yang mulai meningkat, yang berpotensi menciptakan sarang nyamuk Aedes aegypti.
Dalam keterangannya pada Rabu (18/02/2026), Melda menekankan bahwa langkah paling efektif dalam mengantisipasi lonjakan kasus DBD bukanlah pengasapan (fogging), melainkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus.
“Saat ini kita memasuki musim penghujan. Kita harus tetap antisipasi dan waspada karena di musim seperti inilah nyamuk banyak bersarang. Pencegahan utama adalah memutus rantai hidup nyamuk dengan gerakan 3M Plus,” ujar Melda kepada awak media.
Langkah Konkret 3M Plus
Melda merincikan strategi 3M yang wajib dilakukan minimal satu minggu sekali di setiap rumah tangga:
- Menguras: Membersihkan bak mandi, vas bunga, dan tempat minum hewan agar jentik tidak berkembang.
- Menutup: Memastikan semua penampungan air tertutup rapat agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur.
- Mendaur Ulang: Mengelola sampah atau barang bekas seperti ban dan botol yang dapat menampung air hujan.
Tak hanya itu, poin ‘Plus’ juga menjadi perhatian serius. Masyarakat disarankan menggunakan pelindung diri seperti lotion anti nyamuk, memasang kawat kasa di ventilasi, hingga memelihara ikan pemakan jentik seperti cupang atau guppy.
Di akhir imbauannya, Melda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan kembali budaya gotong royong membersihkan lingkungan desa.
“Kebersihan lingkungan bukan hanya tugas petugas kesehatan, tapi tanggung jawab kita bersama secara gotong royong. Jangan biarkan ada genangan air, dan hindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam kamar yang bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk,” tutupnya. (**)
