Wakil Ketua DPRD Kaur Sampaikan Duka Cita Mendalam, Ajak Masyarakat Galang Bantuan Korban Bencana Sumatra
KAUR, BT.M – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kaur, Herdian Sapta Nugraha, bersama seluruh staf di lingkungan DPRD, menyampaikan ucapan duka cita dan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat.
Pernyataan duka cita tersebut disampaikan Herdian di Kaur pada Jum’at (05/12), merespons dampak serius dari bencana hidrometeorologi yang telah merusak infrastruktur dan menyebabkan ribuan warga mengungsi.
“Saya atas nama unsur Pimpinan DPRD Kabupaten beserta staf turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ujar Herdian Sapta Nugraha dari Fraksi Gerindra DPRD Kaur.
Ia berharap musibah ini dapat segera diatasi dan bantuan kemanusiaan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban. Menurutnya, bencana ini juga harus menjadi hikmah, renungan, serta memperkuat keimanan bagi seluruh masyarakat.
Ajakan Galang Donasi dan Waspada Cuaca
Menyikapi situasi sulit tersebut, Herdian secara khusus mengajak dan mengimbau masyarakat Kabupaten Kaur untuk menunjukkan solidaritas kemanusiaan. Pihaknya mendorong inisiatif penggalangan donasi bagi para korban bencana.
“Ayo salurkan dukungan dan bantuan melalui lembaga resmi, posko peduli sesama serta yang lainnya dan tetap waspada terhadap kondisi cuaca di sekitar kita,” imbaunya, menekankan pentingnya menyalurkan bantuan melalui saluran yang akurat dan terpercaya.
Ia menambahkan, dia mendukung upaya penyelamatan, evakuasi, dan pemulihan yang terus dilakukan oleh berbagai pihak di lokasi bencana tersebut.
“Semoga seluruh keluarga diberi kekuatan, keselamatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” ucapnya mendoakan.
Pentingnya Kelestarian Alam
Lebih lanjut, Herdian menyoroti bahwa serangkaian bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor yang terjadi di penghujung tahun ini, merupakan pengingat serius mengenai urgensi menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Banyak infrastruktur rusak, ribuan warga mengungsi, dan yang paling menyayat hati, puluhan korban jiwa berjatuhan,” tambahnya.
Pada akhir pernyataannya, pimpinan DPRD Kaur tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada tim SAR, BNPB, TNI/Polri, serta para relawan yang bekerja tanpa lelah. Ia juga mendesak agar upaya pemulihan pasca-bencana, termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang terputus, semoga diprioritaskan demi memulihkan kehidupan normal masyarakat terdampak.
(**)
