21/04/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Lilin Maut di Sepertiga Malam: Rumah Lansia di Kaur Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

KAUR, SG – Suasana hening di Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Gumay, mendadak mencekam pada Sabtu (21/2/2026) pagi. Sebuah insiden kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Suniarti (75), seorang lansia yang tinggal sebatang kara, akibat sisa bakaran lilin yang merembet ke perabotan rumah.

Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono, S.I.K., melalui Kapolsek Kaur Tengah, Iptu Rizqi Dwi Cahya Putra, S.Tr.K., mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihak kepolisian sekitar pukul 05.25 WIB. Merespons laporan tersebut, personel piket Yanmas Polsek Kaur Tengah langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Petugas kami, Aiptu Meridiansyah, Aiptu Suprihatin, dan Bripka Radius Gea, segera menuju TKP untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman bersama warga,” ujar Iptu Rizqi dalam keterangan resminya.

Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.50 WIB saat korban menyalakan lilin lantaran pulsa listrik di rumahnya habis. Lilin tersebut diletakkan di atas sebuah kursi. Naas, saat lilin habis terbakar, api justru menyambar kursi tersebut dan dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya.

Suniarti yang menyadari api mulai membesar sempat berupaya memadamkan si jago merah seorang diri. Namun, faktor usia dan kondisi fisik membuatnya tak berdaya melawan kobaran api yang kian beringas. Korban akhirnya berhasil menyelamatkan diri keluar rumah dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

“Korban mengalami luka bakar berupa kulit mengelupas pada tangan kanan dan kaki kiri. Saat ini sudah mendapatkan perawatan medis,” tambah Kapolsek.

Kerugian dan Imbauan Kamtibmas
Api baru berhasil dijinakkan setelah tiga unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kaur tiba di lokasi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp100.000.000,-.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada dalam menggunakan sumber api terbuka seperti lilin atau lampu minyak, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Memasuki Bulan Suci Ramadhan, intensitas aktivitas masyarakat di waktu sahur dan berbuka akan meningkat. Kami meminta warga memastikan kompor, lilin, dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum beristirahat. Jangan sampai kelalaian kecil menjadi musibah besar,” tegas AKBP Alam Bawono.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara situasi di Desa Suka Merindu dilaporkan telah kembali kondusif.

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *