06/11/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Peralihan Musim di Kaur: Warga Pasar Baru Diimbau Genjot Produktivitas Lahan dan Waspada Longsor

NASAL, BT.M – Pemerintah Desa Pasar Baru, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, bergerak cepat merespons perubahan cuaca ekstrem yang mulai memasuki wilayah mereka. Seiring datangnya musim penghujan, masyarakat diimbau untuk segera mengoptimalkan lahan pertanian sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Kepala Desa Pasar Baru, Edwarsyah, mengajak warganya memanfaatkan momentum melimpahnya pasokan air ini untuk memulihkan produktivitas pertanian. Lahan-lahan persawahan yang sempat mengering dan telantar akibat kemarau panjang kini dinilai sangat ideal untuk kembali digarap.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Pasar Baru dan sekitarnya untuk memanfaatkan musim hujan ini dengan sebaik-baiknya. Ini waktu yang tepat untuk mulai menanam padi di sawah yang kemarin sempat kering, serta menggalakkan penanaman tanaman palawija,” ujar Edwarsyah kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, percepatan masa tanam ini sangat penting untuk memulihkan ketahanan pangan dan perekonomian warga pasca-kemarau.

Waspada Ancaman Banjir dan Tanah Longsor

Di sisi lain, berkah air hujan ini juga membawa ancaman laten. Edwarsyah memberikan peringatan keras kepada warganya mengenai risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang kerap mengintai pada masa transisi cuaca.

Kondisi tanah yang retak setelah terpapar panas ekstrem selama kemarau menjadi sangat rawan bergeser atau longsor ketika tiba-tiba diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Dampak peralihan dari kemarau ke musim hujan ini bisa memicu banjir dan tanah longsor. Terutama bagi warga yang beraktivitas atau tinggal di dekat area tebing (badas) serta di sepanjang aliran sungai, harap ekstra hati-hati,” pungkasnya tegas.

Pemerintah desa setempat pun meminta warga untuk aktif saling memantau kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika melihat ada tanda-tanda pergerakan tanah atau luapan air sungai yang tidak normal.

Pewarta: Dahli Botak
Editor: Iks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *