Pemdes Batu Lungun Gelar Musdes Perencanaan Pembangunan dan Rembuk Stunting TA 2027
NASAL, BT.M – Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Lungun, Kecamatan Nasal, secara resmi menggelar dua agenda strategis sekaligus, yakni Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dan Rembuk Stunting untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan krusial ini dilaksanakan di Balai Desa Batu Lungun pada Senin (26/10/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Camat Nasal yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Pendamping Desa, seluruh pengurus lembaga desa, serta puluhan warga masyarakat setempat yang antusias mengawal arah pembangunan desa.
Kepala Desa Batu Lungun, Darmawan, menegaskan bahwa hasil dari musyawarah ini akan menjadi landasan kerja mutlak bagi jajaran pemerintah desa.
“Melalui musyawarah yang telah kita sepakati bersama ini, Pemdes Batu Lungun memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia,” ujar Kades Darmawan usai kegiatan.
Berikut adalah detail poin pembahasan dari kedua agenda besar tersebut:
1. Musdes Perencanaan Pembangunan Desa 2027
Musdes Perencanaan ini menjadi forum musyawarah tertinggi di tingkat desa yang melibatkan BPD, pemerintah desa, dan unsur masyarakat. Forum ini difokuskan untuk membahas, merumuskan, serta menyepakati prioritas kebutuhan dan arah kebijakan pembangunan jangka pendek desa.
Dalam sesi ini, Pemdes berkomitmen penuh untuk mengalirkan anggaran desa secara efektif pada program-program pembangunan fisik maupun pemberdayaan yang memberikan dampak manfaat nyata bagi masyarakat luas secara transparan dan akuntabel.
2. Rembuk Stunting Desa Batu Lungun
Selain perencanaan umum, isu kesehatan dan pemenuhan gizi anak mendapat porsi perhatian paling besar. Agenda Rembuk Stunting ini dinaungi langsung oleh BPD, di mana perencanaannya didasari oleh aspirasi masyarakat yang dirumuskan bersama Pemdes.
Kades Darmawan menekankan bahwa dari seluruh rencana kerja yang disusun, intervensi kesehatan akan menjadi program yang paling diutamakan.
“Dari seluruh rencana kerja untuk tahun 2027, prioritas utama kami akan difokuskan pada kegiatan pencegahan dan penanganan stunting,” tegas Darmawan.
Langkah konkret ini diambil Pemdes Batu Lungun sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyukseskan program nasional percepatan penurunan stunting. Melalui keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dan lembaga desa dalam rembuk ini, diharapkan perencanaan program pencegahan stunting tahun 2027 dapat berjalan tepat sasaran, sekaligus memastikan generasi masa depan di wilayah Kecamatan Nasal tumbuh dengan sehat dan optimal.
Pewarta: Dahli Botak
Editor: (Iks)
