Transparan dan Humanis, Pemdes Tri Tunggal Bakti Salurkan BLT-DD Triwulan II Secara Non-Tunai
MUARA SAHUNG, BT.M – Pemerintah Desa (Pemdes) Tri Tunggal Bakti, Kecamatan Muara Sahung, sukses merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk triwulan kedua tahun anggaran 2026. Sebanyak 3 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat telah menerima hak mereka secara utuh melalui sistem transfer rekening (non-tunai) pada Senin, 29 Juni 2026.
Proses penyaluran bantuan yang berlangsung tertib ini dihadiri langsung oleh jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Muara Sahung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas distribusi bantuan kepada warga yang berhak.
Kepala Desa Tri Tunggal Bakti, Junisan Iqti, menegaskan bahwa peralihan ke metode non-tunai ini merupakan komitmen desa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih dan meminimalisir risiko penyimpangan.
“Penyaluran triwulan kedua ini sengaja kami lakukan via transfer langsung ke rekening masing-masing KPM. Langkah non-tunai ini menjamin bantuan diterima utuh tanpa potongan sepeser pun, sekaligus mengedukasi warga mengenai literasi keuangan digital,” ujar Junisan Iqti kepada wartawan.
Usai proses administrasi perbankan selesai, perwakilan KPM melakukan sesi foto bersama jajaran Pemdes dan unsur Tripika sambil menunjukkan bukti cetak transfer sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban publik.
Pendekatan Humanis ‘Door to Door’
Dari total tiga penerima manfaat, dua di antaranya hadir langsung untuk menyelesaikan pendokumentasian administrasi di Balai Desa Tri Tunggal Bakti. Sementara itu, satu KPM lainnya mendapatkan perlakuan khusus melalui pelayanan langsung ke rumah (door to door).
Junisan menjelaskan, langkah jemput bola tersebut terpaksa dilakukan karena salah seorang warga penerima manfaat saat ini sedang dalam kondisi sakit keras dan tidak memungkinkan untuk hadir ke balai desa.
“Kami harus tetap humanis. Bagi warga yang sedang sakit, petugas desa didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas yang langsung mendatangi kediamannya agar hak mereka tidak tertunda. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya untuk biaya berobat,” tutup Junisan. (IKSAN)
