17/06/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Viral Siswa SMAN di Kaur Baku Hantam, Polisi Turun Tangan Mediasi Lewat Jalur Damai Kekeluargaan

KAUR – Jagat maya di Kabupaten Kaur mendadak geger oleh rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi kekerasan antar-pelajar. Merespons kegaduhan tersebut, aparat kepolisian jajaran Polres Kaur bergerak cepat meredam situasi demi mencegah konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.

Insiden perundungan dan pemukulan ini diketahui melibatkan dua siswa dari salah satu SMA Negeri di Kabupaten Kaur. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di kawasan Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur.

Begitu video tersebut viral dan memicu keresahan publik, Bhabinkamtibmas Polsek Kaur Tengah langsung mengambil tindakan taktis. Petugas kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak manajemen sekolah dan dewan guru guna melakukan penelusuran serta pemanggilan terhadap kedua pelajar yang bertikai, lengkap dengan mendatangkan orang tua masing-masing.

Dipicu Salah Paham di Sekolah

Berdasarkan hasil investigasi awal dan pencarian keterangan di lapangan, akar persoalan bermula dari kesalahpahaman biasa di lingkungan internal sekolah. Perselisihan verbal tersebut rupanya terus meruncing hingga berlanjut di luar area sekolah.

Saling ejek yang tidak terkendali itu akhirnya berujung pada aksi pemukulan fisik terhadap korban. Momen kekerasan inilah yang direkam oleh oknum lain lalu tersebar luas di berbagai platform media sosial hingga memantik keprihatinan publik.

Sepakat Damai karena Masih Kerabat

Mengedepankan keadilan restoratif (restorative justice) dan pendekatan humanis, proses penyelesaian masalah (problem solving) akhirnya digelar di ruang Kepala Sekolah pada Rabu (17/6/2026). Mediasi ini dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, pihak sekolah, serta kedua belah keluarga.

Upaya dialog tersebut membuahkan hasil positif. Kedua pihak sepakat untuk menempuh jalan damai tanpa melanjutkan perkara ke ranah hukum. Faktor kedekatan emosional menjadi pertimbangan utama, mengingat kedua pelajar tersebut ternyata masih memiliki ikatan hubungan kekeluargaan.

Dalam kesepakatan tersebut, pihak pelaku bersama orang tuanya secara legawa menerima sanksi disiplin dari pihak sekolah. Mereka juga berkomitmen memenuhi seluruh poin perdamaian yang diajukan oleh keluarga korban.

Kapolres Kaur: Setop Perundungan!

Mewakili Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., MTr.Opsla, Kapolsek Kaur Tengah Iptu Rizqy Dwi Cahya Putra, STrk menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk selalu responsif terhadap segala dinamika di masyarakat, termasuk isu-isu sensitif yang berkembang di media sosial.

“Kami mengimbau keras kepada seluruh pelajar di Kabupaten Kaur untuk menjauhi segala bentuk kekerasan dan perundungan (bullying). Jaga etika pergaulan dan jika ada masalah, selesaikan lewat komunikasi yang baik dengan melibatkan guru atau orang tua, bukan dengan otot,” tegas Iptu Rizqy.

Lewat penyelesaian damai dan pembinaan terpadu ini, Polres Kaur berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran berharga bagi para remaja agar lebih bijak dalam bertindak, demi mewujudkan iklim belajar yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kaur.

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *