21/04/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Waspada! BMKG Perpanjang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Bengkulu hingga 19 Januari

KAUR, BT.M – Masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kaur, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi memperpanjang status peringatan dini hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang untuk periode 17 hingga 19 Januari 2026.

Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan serupa untuk tanggal 15-17 Januari, namun berdasarkan pengamatan atmosfer terbaru, potensi cuaca ekstrem ini terpantau masih akan berlanjut hingga awal pekan depan.

Kepala BPBD Kaur, Muljunias, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Yanto, S.Sos., mengonfirmasi bahwa seluruh wilayah administratif di Provinsi Bengkulu masuk dalam level “Waspada”.

“Kami menerima data terbaru dari Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno. Peringatan dini ini mencakup hampir seluruh kabupaten/kota, termasuk Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, hingga Kaur. Kami mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan,” ujar Yanto kepada wartawan, Sabtu (17/01/2026).

Rincian Wilayah Terdampak
Berdasarkan data rilis BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi akan merata di wilayah berikut:

17 Januari 2026: Mukomuko, Bengkulu Utara, Pulau Enggano, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.

18 Januari 2026: Seluruh wilayah Provinsi Bengkulu tetap berada dalam status waspada hujan lebat.

19 Januari 2026: Mukomuko, Bengkulu Utara, Pulau Enggano, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.

Selain hujan, BMKG juga menyoroti adanya ancaman angin kencang yang diprediksi melanda hampir seluruh wilayah, dengan perhatian khusus pada wilayah pesisir dan Pulau Enggano.

Imbauan Keselamatan
BPBD Kabupaten Kaur mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir, terutama di sepanjang aliran sungai dan perbukitan, untuk tetap siaga. Pengguna jalan juga diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang akibat angin kencang.

“Peringatan ini menunjukkan akumulasi harian tertinggi di tingkat provinsi. Untuk informasi yang lebih detail hingga level desa atau kelurahan, masyarakat dapat memantau langsung di laman resmi www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi Info BMKG,” tambah Yanto.

Hingga berita ini diturunkan, status “Siaga” dan “Awas” (ekstrem) masih terpantau nihil, namun dinamika cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Warga diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi dari kanal resmi pemerintah. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *