21/04/2026

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

DPRD Kaur Desak Transformasi Pelayanan RSUD: Harus Transparan dan Manusiawi

KAUR, BT.M – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur menekankan pentingnya penguatan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur. Hal ini mencakup peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen keuangan, hingga pemenuhan fasilitas pendukung medis.

Dalam rapat kerja yang digelar di ruang kantor DPRD Kaur pada Senin (19/01/2026), Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kaur, Herdian Sapta Nugraha, SH, menegaskan bahwa kesehatan dan tata kelola keuangan merupakan dua pilar utama dalam pelayanan publik.

“Pelayanan yang baik harus ditopang dengan manajemen keuangan yang profesional dan akuntabel. Kami menekankan agar pengelolaan keuangan rumah sakit dilaksanakan secara transparan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan,” ujar Herdian dalam rapat tersebut.

Herdian menambahkan, akses kesehatan di Kabupaten Kaur harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ia berharap pelayanan medis kedepannya semakin responsif dan mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Kami ingin seluruh masyarakat Kabupaten Kaur bisa mengakses layanan kesehatan dengan mudah, cepat, dan manusiawi. Tidak boleh ada warga yang merasa tertinggal atau tidak terlayani,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen fungsi pengawasan, DPRD Kaur juga berencana membuka ruang aduan dan aspirasi bagi masyarakat untuk memberikan masukan langsung terkait performa RSUD Kaur.

Di sisi lain, pihak legislatif memberikan apresiasi atas sejumlah upaya peningkatan layanan yang telah dilakukan RSUD Kaur. Menanggapi dorongan dewan, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Kaur, Verawati, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel medis dan tim keamanan guna menjamin kenyamanan pasien selama 24 jam.

“Kami telah menyiapkan dokter dan Satpam untuk menjaga pasien 24 jam saat dibutuhkan. Kami berusaha agar masyarakat merasa puas terhadap pelayanan di RSUD Kaur untuk kedepannya,” ungkap Verawati.

Verawati juga memastikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan tidak akan mengabaikan keluhan pasien yang merasa kurang puas dengan pengobatan yang diterima. “Setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan terbaik, dan kami berkomitmen untuk tidak abai terhadap masukan mereka,” tandasnya.

Rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan bahwa sinergi antara manajemen RSUD dan pengawasan DPRD menjadi kunci utama demi kemajuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Bumi Se’ase Seijean. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *