Jembatan Sentra Pertanian Putus Diterjang Banjir, 5 Desa di Kaur Terisolasi
Kelam Tengah, BT.M – Bencana alam kembali melanda wilayah Kaur. Jembatan sentra pertanian Air Seranjangan Kecil di Kelam Tengah, yang merupakan akses vital bagi sedikitnya lima desa, dilaporkan putus total akibat luapan arus sungai yang deras. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada Minggu sore (7/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Jembatan tersebut merupakan penghubung utama bagi masyarakat dari Desa Penantian, Pagar Dewa, Talang Marap, Talang Tais, Siring Agung, Darat Sawah, dan Desa Sukarami. Putusnya infrastruktur ini secara langsung melumpuhkan aktivitas harian ribuan warga, terutama yang bergantung pada sektor pertanian.
Kepala Desa Nini Lasuarni menyampaikan kekhawatiran mendalam atas kondisi warganya. “Jembatan ini adalah satu-satunya akses masyarakat kami untuk beraktivitas sehari-hari ke kebun mereka. Dengan jembatan putus, aktivitas warga menjadi sangat terganggu,” ujar Kades Nini Lasuarni kepada awak media, Senin (8/12/2025).
Pemerintah desa setempat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Kaur segera mengambil tindakan cepat. Mereka mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaur untuk segera turun tangan memulihkan akses tersebut, mengingat status jembatan sebagai urat nadi perekonomian lokal.
Hingga berita ini ditulis, pihak Dinas PUPR Kaur masih dalam tahap upaya konfirmasi terkait langkah-langkah darurat dan rencana pembangunan kembali jembatan yang akan dilakukan di wilayah tersebut. Kerugian material dan dampak jangka panjang terhadap hasil pertanian warga diperkirakan akan cukup besar jika penanganan tidak dilakukan secepatnya.
(**)

