14/07/2024

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

8 Persen Dana ‘Covid’ Tanjung Dalam di Duga Tidak Jelas.

2 min read

KAUR, || BT.M —  Wabah Covid-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020.

Dan sampai saat ini kita masih di landa virus yang mematikan ini cuma saja sekarang wabah penyakit ini sudah berkurang (melandai). Maka dari pada itu pemerintah Indonesia mengeluar kan kebijakan 8% penanganan covid 19 di ambil dari DD (dana desa) untuk mengurangi tersebar nya wabah ini ke pada masyarakat.

Tidak terkecuali Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tetap, yang di anggap gagal merealisasikan 8% penanganan covid, pasalnya saat di konfirmasi terkait posko covid, relawan covid, penjaga posko, sepanduk, teng semprot, sarung tangan, masker, tempat cuci tangan, sepatu bot dan lain-lain nya.

Terkait hal tersebut Kepala Desa (Kades) Tanjung Dalam Marzuki tidak memberikan keterangan yang jelas bahkan terkesan menutupi dan mengalihkan pembicaraan. Pada saat di konfirmasi Senin 14 November 2022 yang lalu, di kediamannya.

Di tempat terpisah, salah satu warga nya Inisial (TM) menjelaskan bahwa untuk tahun ini penanganan covid desa kami ini sungguh tidak jelas, berbeda dengan tahun yang lalu, ada juga bentuk dan rupa nya, tapi untuk tahun ini sama sekali kami tidak tahu apa – apa yang di belikan kades kami,” ungkap TM

Masyarakatpun menyoroti stiker penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) mereka, yang seharusnya memakai stiker, tapi malah di cap memakai semprot cat Pilok di masing-masing rumah penerima BLT. (Miko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *