19/07/2024

Berita Terkini

berita update dan terpercaya

Bupati: Capaian Penurunan Kasus Stunting di Kabupaten Kaur Tidak Mau Kalah Dengan Daerah Lain

2 min read

KAUR, || BT.M — Kementerian koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Kemenko PMK ) RI melaksanakan kegiatan Roadshow secara daring bersama Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim di Provinsi Bengkulu.

Acara tersebut dipimpin langsung Oleh Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P dan diikuti oleh Wakil Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang ada di Provinsi Bengkulu, Senin kemaren (20/2/2023).

Kegiatan roadshow ini diikuti secara virtual Oleh Bupati Kabupaten Kaur H. Lismidianto, S.H.,M.H yang didampingi Oleh Sekretaris Daerah, Asisten I, Kapolres Kaur, Pengadilan Negeri, Ketua DPRD, Pabung, Kementerian Agama, Kepala OPD dan Kabag terkait yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kaur, bertempat di Aula lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur.

Dalam kesempatan ini Bupati Kaur mengungkapkan walaupun fasilitas dan peralatan yang dimiliki sangat minim, namun berbekal semangat dan kemauan yang tinggi serta kerja keras antar instansi yang ada di Kabupaten Kaur, capaian penurunan kasus stunting di Kabupaten Kaur tidak mau kalah dengan daerah lain yang ada di Provinsi Bengkulu.

Sehubungan dengan masalah ini Bupati Kaur meminta kepada pihak Kementerian terkait agar membantu memberikan berbagai peralatan medis untuk menunjang proses pencegahan dini terhadap gejala stunting di masyarakat, dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kaur.

Terkait kemiskinan ekstrim, Bupati Kaur mempertanyakan masalah data yang menunjukkan bahwa Kabupaten Kaur memiliki angka kemiskinan ekstrim yang cukup tinggi di Bengkulu, oleh sebab itu Bupati Kaur menegaskan angka tersebut tidak sesuai dengan fakta yg ada.

“Maka dalam kesempatan ini pula Bupati meminta data tersebut perlu dilakukan pembuktian dan diperbaiki sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan,” ungkap Lismidianto.

Menanggapi hal tersebut Menko PMK meminta kepada Gubernur serta seluruh Bupati dan Wali Kota di Provinsi Bengkulu agar segera mengusulkan semua kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung program percepatan penurun stunting secara nasional khusunya yang ada di wilayah Provinsi Bengkulu.

Selain itu terus melakukan koordinasi dan komunikasi kepada Kementerian – Kementerian terkait mengenai hal apa saja yang diperlukan untuk menghapus atau menangani kemiskinan ekstrim di daerahnya masing – masing, terutama dalam hal menuntaskan seluruh pembangunan terhadap rumah – rumah tidak layak huni.

Di ditambahkannya “di Provinsi Bengkulu tidak terdapat lagi kategori rumah tidak layak huni. Beliau menambahkan dalam menangani masalah stunting dan kemiskinan ekstrim ini, setiap pemerintah daerah tidak perlu segan untuk melibatkan pihak Universitas – Universitas yang ada di Provinsi Bengkulu,” ujar Muhadjir. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *